Tiada siapa dapat menyangkal kuasa membeli ummat Islam sedunia. Dengan populasi global melebihi 1 billion, sudah tentu ianya menjadi target pengusaha/korporat dan kapitalis dunia. Walaupun ada variasi dalam jumlah populasi global Muslim - atas sebab geografi, uruf/budaya dan pelbagai lagi faktor namun kesatuan dalam variasi tetap utuh.
Ummah yang satu. Tibanya Ramadhan, maka seluruh populasi global Muslim berpuasa. Tibanya musim Haji, maka berbondonglah populasi global Muslim menuju qiblah yang satu.
Maka, atas dasar itulah, semakin banyak korporat/pengusaha/kapitalis memberi flavor tempatan dalam menarik pembeli/pelanggan ke arah mereka.
Ramadhan kali ini memperlihatkan usaha korporat/pengusaha/kapitalis global dan setempat mengiklankan produk dan servis mereka, sekali gus usaha branding mereka membentuk persepsi pasaran global/setempat.
Namun yang ketara, produk yang sering menjadi target boikot ummat terkehadapan dalam mempromosi diri dalam kebersamaan ummat. Starbucks & Coca Cola mempamerkan "Ramadhan bersama" mereka (iklan Starbucks d Timur Tengah dan Coca Cola d Turki). Dan tak kurang ramainya "terpesona" - hanya dengan menempel bulan sabit dan bintang!

Recent Comments